Komunikasi (Pertanian)



Pengertian Komunikasi
Melalui komunikasi seseorang dapat mempengaruhi dan bahkan mengubah sikap orang lain, yang berbentuk suatu kesepakatan yang dikenal sebagai ”pendapat umum” atau ”mengambil keputusan”. Komunikasi memungkinkan suatu ide, baik baru atau lama, tersebar dan dihayati, diterima atau ditolak seseorang antar kelompok orang dalam suatu masyarakat.

Istilah komunikasi berasal dari bahasa latin "communicare", yang berarti "berpartisipasi, pemberitahuan" atau "menjadi milik bersama." Bila berasal dari bahasa Inggris, komunikasi berasal dari kata ”common”.

Ditinjau dari segi sistem komunikasi paling tidak komunikasi harus mempunyai tiga komponen sistem pokok yaitu komunikator, pesan, dan komunikan. Hingga atas dasar ini memerlukan pengertian, bahwa komunikasi adalah proses seseorang insan (komunikator) menyampaikan pesan, biasanya berupa lambang–lambang berbentuk kata–kata atau kalimat, untuk mengubah sikap atau tingkah laku insan lainya.

Proses Komunikasi
Dari pengertian komunikasi, tampak adanya sejumlah komponen–komponen, komponen–komponen tersebut meliputi:
  1. Komunikator adalah pihak yang mempunyai prakarsa untuk mengadakan pembaharuan yang memberikan pesan.
  2. Tujuan atau obyek adalah yang diharapkan oleh komunikator atau tujuan yang hendak dicapai oleh sasaran.
  3. Sasaran target adalah pihak yang diusahakan terjadinya perubahan atau menerima anjuran perbaikan.
  4. Amanat atau message adalah apa–apa yang disampaikan oleh komunikator.
  5. Saluran atau channel adalah jalan atau cara yang dipergunakan oleh komunikator untuk perbaikan pesan.
  6. Perlakuan atau treatment adalah frekwensi atau berapa kali pesan itu disampaikan.

Dalam penyuluhan pertanian untuk mengadakan proses komunikasi maka paling sedikit akan menyangkut dua orang ialah seseorang sebagai sumber atau komunikator dan seseorang yang akan menerima pesan atau komunikan. Komponen–komponen komunikasi meliputi:
  1. Komunikator adalah orang yang memberikan pesan.
  2. Pesan adalah pernyataan yang didukung oleh lambang.
  3. Komunikan adalah orang yang menerima pesan.
  4. Media adalah sarana atau saluran yang mendukung pesan bila komunikan jauh tempatnya atau banyak jumlahnya.
  5. Efek adalah dampak sebagai pengaruh dari pesan.

Adapun tahap–tahap pada proses komunikasi dalam kegiatan penyuluhan adalah:
  1. Menarik perhatian yaitu usaha untuk menimbulkan perhatian, atau kesadaran pada petani tentang adanya sesuatu yang baru.
  2. Menggunggah hati yaitu usaha untuk menimbulkan perasaan terbuka pada petani untuk sesuatu yang baru yang telah disadari tersebutp petani dalam hal ini ingin mengetahui lebih banyak.
  3. Membangkitkan keinginan yaitu usaha untuk menumbuhkan keinginan untuk memperoleh atau mengerjakan cara yang baru yang telah dianjurkan.
  4. Meyakinkan yaitu usaha untuk meyakinkan pada petani agar tidak ragu–ragu pada hal–hal yang baru.
  5. Menggerakkan usaha yaitu usaha agar petani melaksanakan cara–cara yang baru tersebut, atau dipraktekkan secara lebih luas dan terus menerus.

Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa komponen dalam proses komunikasi adalah komunikator, pesan, metode, media, komunikan dan efek.

0 Komentator:

Post a Comment

DO-FOLLOW BLOG

No Spam, No Rasis, No Anarkis, Relevant with Topic 'n Just Good Comment(s)